Atas nama saudara kau mengaku saudaraku?
Tidak saudaraku, saudaraku adalah mereka yang ada saatku menangis tersedu.
Kau bukan saudaraku, kau sebenarnya lihat aku atau keluargaku?
Mereka keluargaku, tapi mereka pula orang asing bagiku.
Keluargaku hanya ayahku, ibuku dan adik kecilku.
Bukan kalian, bukan kalian yang rela melepas saudara kalian pergi karena harta yang kalian punya.
Dan kau yang mengaku saudaraku?
Penahkah kau mengetahui lukaku?
Doaku semoga kalian tak menjadi sepertiku.
Berbahagialah kalian, biar aku yang berjalan dan bergeser perlahan.
Dan satu yang harus kalian tahu, bahwa tetes air mataku kelak adalah kebahagiaan untukku.
Terima kasih saudaraku telah mengerti aku.
Dan untuk kalian, tolong lihat aku, bukan siapa yang ada dibelakangku.
Mengertilah aku tak sama, walau aku adalah bagian dari mereka.
Tidak saudaraku, saudaraku adalah mereka yang ada saatku menangis tersedu.
Kau bukan saudaraku, kau sebenarnya lihat aku atau keluargaku?
Mereka keluargaku, tapi mereka pula orang asing bagiku.
Keluargaku hanya ayahku, ibuku dan adik kecilku.
Bukan kalian, bukan kalian yang rela melepas saudara kalian pergi karena harta yang kalian punya.
Dan kau yang mengaku saudaraku?
Penahkah kau mengetahui lukaku?
Doaku semoga kalian tak menjadi sepertiku.
Berbahagialah kalian, biar aku yang berjalan dan bergeser perlahan.
Dan satu yang harus kalian tahu, bahwa tetes air mataku kelak adalah kebahagiaan untukku.
Terima kasih saudaraku telah mengerti aku.
Dan untuk kalian, tolong lihat aku, bukan siapa yang ada dibelakangku.
Mengertilah aku tak sama, walau aku adalah bagian dari mereka.

0 komentar:
Posting Komentar