Pagi mulai menyisir malam
Terlihat rona bintang berkacak pinggang
Ah malam...
Mengapa kau selalu membawa pekat?
Menepi manatap awan berarak
Di tengah megah aku tengadah
Dalam dinding malu, aku menatap ragu ke arah bintang
Tak berani aku menatapnya terang-terangan
Bintang pagi ini kau kembali hangatkan aku
Tapi sungguh aku tak bisa langsung menatapmu
Setiap hari kau ada, tapi aku tak tahu kau dimana?
Hanya satu yang aku tahu tentangmu bintang
Kau selalu ada di sana...
Di tempatmu...

0 komentar:
Posting Komentar